Breaking News

Dampak Kekeringan Di Gunungkidul, Warga Songbanyu Beli Air Ke Wilayah Jawa Tengah


Girisubo, (suaragunungkidul.id)--Sejumlah wilayah di Kabupaten Gunungkidul mengalami dampak kekeringan parah pada beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut membuat warga masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih seperti yang dirasakan oleh warga masyatakat Kepanewon Girisubo. 

Bahkan warga masyarakat seperti Kalurahan Songbanyu harus membeli air dari luar Gunungkidul lantaran lokasi tersebut yang berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah.

Diungkapkan oleh Lurah Songbanyu, Kepanewon Girisubo Giyarno bahwa,  kekeringan yang terjadi pada saat ini berdampak kepada ribuan Kepala Keluarga yang tersebar di sebanyak 13 Padukuhan Kalurahan Songbanyu.

"Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terpaksa harus membeli air dari luar wilayah yakni dari Kecamatan Paranggupito, Wonogiri,"katanya,  Rabu (16/09/2020)

Menurutnya,  warga masyarakat terpaksa harus membeli lantaran saat ini Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Handayani belum menjangkau ke sebagian wilayah Kalurahan Songbanyu. Dengan membeli menggunaka tangki, warga yang belum tersasar PDAM merasa sangat keberatan.

"Per tangki Rp 120 ribu digunakan oleh warga untuk kebutuhan rumah tangga rata - rata selama seminggu, "katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Edy Basuki mengutarakan, saat ini terdapat sejumlah 14 kapanewon yang mengalami kekeringan dan membutuhkan air bersih.

"Terdapat 37.234 Kepala keluarha di 70 Kalurahan di Kabupaten Gunungkidul yang membutuhkan air. Saat ini sudah 812 tangki yang sudah kita distribusikan kepada warga massyarakat yang terdampak kekeringan,"tandasnya.

Tidak ada komentar