Breaking News

Stok Darah Mengalami Kelangkaan, PMI Akui Mengalami Kesulitan

Wonosari,(gunungkidulsuara.com)--Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul mengalami kekurangan stok darah. Golongan darah yang paling langka adalah AB,  hal tersebut disebabkan warga masyarakat Gunungkidul was - was disaat kondisi pandemi Covid-19 masih terjadi.

Diungkapkan oleh Ketua PMI Gunungkidul Iswandoyo mengungkapkan bahwa,  saat ini PMI kesulitan untuk memantik minat warga masyarakat Gunungkidul untuk mendonorkan darahnya. Dalam sehari saat ini PMI menerima satu atau dua orang yang menjadi pendonor. 

"Dalam sehari yang biasanya belasan orang sukarela melakukan donor darah, saat ini hanya tinggal satu dua orang saja. Bahkan golongan darah AB menjadi golongan yang dibilang cukup langka,"kata Iswandoyo, Minggu (18/10/2020).

Walaupun dikatakan terbatas,  golongan darah AB bisa dibilang cukup banyak pemohonnya. Untuk mengantisipasi defisit darah, PMI berupaya secara intens melakukan komunikasi kepada sejumlah lembaga dan komunitas pendonor darah. 

"Penyebab minimnya pendonor dikarenakan masyarakat masih was - was saat kondisi pandemi Covid-19,"terang Iswandoyo. 

Selain itu PMI juga melakukan jemput bola ke beberapa wilayah untuk melakukan kerjasama dengan sejumlah instansi, agar saat melaksanakan acara kegiatan seperti Hari Jadi juga dilaksanakan kegiatan donor darah. 

"Proses donor darah di masa pandemi ini aman dengan peralatan yang terjamin kesterilannya. Selain itu juga petugas yang mengambil darah juga dilengkapi dengan alat pelindung diri, jadi warga masyarakat tidak perlu ragu, "imbuhnya.

Tidak ada komentar