Breaking News

Tuntut Transparansi Pengisian Jogoboyo, Peserta Seleksi Geruduk Kantor Lurah Sampang

Gedangsari,(suaragunungkidul.net)--Sejumlah peserta seleksi Pamong Jogoboyo Kalurahan Sampang,  Kepananewon Gedangsari mendatangi Kantor Lurah,  Rabu (07/10/2020). Para peserta melayangkan protes terkait dugaan ketidaktransparanan pelaksanaan seleksi yang dilakukan oleh panitia. Dalam audensi tersebut peserta diterima langsung oleh Lurah Sampang, Kepanewon Gedangsari. 

Salah satu peserta yang melayangkan protes yakni Gani Rahman Priambada meminta pihak panitia memutar kembali CCTV dan juga Flashdisk sebagai media penyimpanan saat ujiam untuk disediakan kembali.  Gani dan peserta lainnya menilai banyak poin kejanggalan yang dilakukan salah satunya perintah untuk menghapus file yang berada di dalam flashdisk.

"Harusnya Flashdisk dalam kondisi kosong,  namun ada peserta yang bertanya terkait file yang berada di dalam lashdisk tetapi disuruh menghapus oleh panitia, "ujarnya,  Kamis (08/10/2020)

Selain itu,  dugaan kejanggalan lainnya menurut Gani adalah saat ujian praktik komputer. Menurutnya dalam tata tertib dimana ujian praktik yang seharusnya 60 menit, justru diperpanjang menjadi 90 menit tanpa konfirmasi kepada peserta lainnya. 

"Pada saat pembekalan itu sangat berbeda dengan pelaksanaan ujian, "imbuhnya.

Lurah Sampang Suharman saat memberikan klarifikasi mengaku tidak begitu banyak tahu terkait proses pelaksanaan seleksi. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak panitia dan tim seleksi. 

"Saat proses ujian saja saya tidak boleh masuk ke ruangan ujian, "kata Suharman. 

Menurut Suharman, pembentukan tata tertib dan penilaian sepenuhnya menjadi tanggungjawab pihak penyelenggara. Selain itu,  proses pembentukan tim penguji diakuinya juga melalui berbagai tahapan seleksi. 

"Kami memastikan proses seleksi berjalan transparan. Kami persilahkan  para peserta untuk menempuh jalur hukum apabila tidak puas dengan klarifikasi ini, "terangnya.

Tidak ada komentar