Breaking News

Bunuh dan Rampok Harta Sugiyanto, Dua Pemuda Terancam Hukuman Mati


Wonosari, (gunungkidulsuara.com)--Dua begal sadis yang telah melakukan perampokan dan pembunuhan terhadap Sugiyanto (50) warga Padukuhan Ngasemrejo,  Kalurahan Ngawu,  Kepanewon Playen terancam hukuman mati. Pelaku saat ini ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Mapolres Gunungkidul.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto mengatakan bahwa,  kedua pelaku yakni MA (23) warga, Banguntapan, Kabupaten Bantul dan DK (23) warga, Gedongtengen, Kota Yogyakarta diancam dengan pasal 365 KUHP Ayat (2) ke 1-e dan ke 2e dan ayat (3) dan ayat (4) KUHP jo psl 338 KUHP.

"Ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup, "ujar Suryanto kepada wartawan,  Jumat (27/11/2020).

Dia menambahkan, selain mengamankan kedua pelaku Polisi yang berhasil menyita barang bukti berupa Satu buah pisau sangkur dan satu buah sepeda motor jenis Yamaha Nama nopol AB 4354 MX warna abu - abu dan STNK. Sementara uang milik korban yang telah dirampas oleh pelaku sudah habis digunakan untuk makan dan membeli miras. 

"Pelaku malencarkan aksinya dengan modus memepet motor korban, lalu menendang serta menusuk pelaku dan merampas tas dan dompet korban,"imbuhnya. 

Diketahui sebelumnya Sugiyanto (50) warga Padukuhan Ngasemrejo, Kalurahan Ngawu,  Kepanewon Playen ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan jembatan Irung Petruk,  Kepanewon Patuk pada Rabu (11/11/2020). Korban dibunuh dengan cara ditusuk oleh dua pemuda MA, sementara DK betugas mengendarai sepeda motor. Dalam pelariannya kedua pelaku akhirnya ditangkap jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul di kawasan Kota Bandung Jawa Barat pada Kamis (19/11/2020).

Tidak ada komentar