Breaking News

Dampak Covid-19, Pengurus Perpusdes Cemerlang Berikan Bimbingan Belajar Gratis Untuk Anak Sekolah

Playen, (gunungkidulsuara.com)--Hampir sembilan bulan lamanya para siswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di rumah. Hal tersebut dilakukan lantaran kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi sejak bulan Maret 2020 lalu. Kondisi tersebut membuat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Gunungkidul mengambil kebijakan untuk menerapkan para siswa untuk Belajar Dari Rumah (BDR). Kebijakan itu diambil untuk menekan penyebaran Covid-19.

Kebijakan Dikpora tentunya dinilai membuat banyak orang tua siswa merasa kesulitan,  sistem pembelajaran BDR, selain harus menggunakan telepon selular tentunya juga membutuhkan kouta internet serta kecepatan sinyal. Para orang tua juga harus membimbing anak - anaknya di rumah saat proses BDR tersebut berlangsung. 

Melihat kondisi tersebut membuat pengurua Perpustakaan Desa Cemerlang yang berada di Kalurahan Ngawu merasa prihatin. Pengurus akhirnya mempunyai ide melaksanakan bimbingan belajar yang dilaksanakan tanpa dipungut biaya atau gratis kepada para siswa yang kesulitan dalam proses BDR. Proses bimbingan belajar tersebut dilaksanakan di Balai Kalurahan Ngawu, Kepanewon Playen. 

"Semula banyak orang tua yang meminta tolong kepada kami agar membimbing anak - anak dalam dalam pembelajaran online,"kata Ketua Pengurus Perpusdes Cemerlang Salwa Shafira (23), Jumat (27/11/2020).

Menurut Salwa, metode proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh pengurus Perpusdes Cemerlang adalah tutor Sebaya. Suasana pembelajaran pun berbeda ketika kegiatan belajar secara formal ketika di Sekolah. Para siswa juga dapat memanfaatkan sinyal Wi Fi secara gratis dengan kecepatan internet yang mumpuni. 

"Jadi siswa juga tidak bosan dalam kegiatan bimbingan belajar ini, "imbuhnya. 

Sementara itu Lurah Ngawu, Wibowo Dwi Djatmiko mengapresiasi dan mendukung penuh atas ide yang dilakukan oleh Pengurus Perpusdes Cemerlang. Program bimbingan tutor sebaya itu dinilainya dapat membantu agar siswa tidak tertinggal pelajaran.

"Para orang tua mereka juga terbantu, tidak terlalu sering membeli kuota untuk kegiatan BDR karena kami memfasilitasi tempat dan Wi FI gratis untuk kegiatan ini,"terang Wibowo.

Tidak ada komentar