Breaking News

Hari Guru, Honorer Bermimpi Dapat Upah Layak Dan Jaminan Kesehatan

Wonosari, (gunungkidulsuara.com)--Tanggal 25 November 2020 diperingati sebagai hari Guru Nasional. Berbagai ucapan untuk para guru mengalir sebagai rasa terimakasih mengingat begitu besar jasa mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. 

Di hari guru muncul berbagai harapan khususnya dari guru honorer yang dipandang belum sejahtera dan masih belum mendapatkan hak yang pantas untuk memenuhi kebutuhannya. Upah layak dan jaminan kesehatan menjadi mimpi para guru honor khususnya yang telah mengabdi selama puluhan tahun. 

Seperti yang diungkapkan oleh guru honorer senior bernama Aris Wijayanto. Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Kabupaten Gunungkidul itu mengaku bahwa para guru honorer masih menerima upah yang dipandang jauh dari kata layak. Upah yang diterima para guru honor hanya berjumlah ratusan ribu per bulan. 

"Per bulan mendapatkan Rp 700.000, memang masih belum sesuai yang diharapkan. Itupun bagi gudu yang telah menerima SK sebagai guru pengganti,  sementara yang belum masih jauh dibawah nilai itu, "kata Aris,  Rabu (25/11/2020).

Menurut Aris,  yang lebih miris para Guru honorer yang telah puluhan tahun mengabdikan dirinya dengan membantu proses pendidikan namun justru tergeser oleh ASN yang baru. Mewakili forum honorer Gunungkidul khususnya guru Aris berharap agar Pemerintah setidaknya memberi perhatian lebih dengan memberikan upah layak dan jaminan kesehatan.

"Kami juga meminta agar ada aturan atau regulasi yang mengatur sehingga status kami jelas. Dengan demikian tidak terjadi kesenjangan yang begitu jauh antara guru honor dengan ASN karena sebenarnya beban kerja kami sama, "imbuhnya.

Tidak ada komentar