Breaking News

Petani Bawang Merah Panen, Lahan Dua Ribu Meter Persegi Hasilkan Uang Puluhan Juta

Wonosari,(gunungkidulsuara.com)--Petani bawang merah yang berada di Padukuhan Pacing Lor,  Kalurahan Pacarejo,  Kepanewon Semanu melaksanakan panen. Di lahan seluas 2.000 m2 petani menghasilkan uang sebanyak puluhan juta rupiah. 

Adalah Wasgu (54) warga padukuhan Pacing Lor yang berhasil melakukan budidaya tanaman hortikutura bawang merah. Pada panen perdana yang dilakukannya pada Senin (23/11/2020) lalu dia dapat menghasilkan bawang merah sebanyak 2 ton di lahan seluas 2.000 m2.

"Hasil panen bawang merah tersebut dibeli oleh pengepul dari Kabupaten Bantul dengan harga Rp 56.000.000,"Ujar Wasgu,  Kamis (26/11/2020).

Menurut Wasgu,  tanaman bawang merah siap untuk dipanen ketika berumur 2 bulan. Jenis bawang merah yang dia tanam yakni varietas Tajuk (Thailan Nganjuk).

"Per kilo dihargai sekitar Rp 30.000,"terangnya. 

Menurut Wasgu,  ketertarikan menanam dan membudidayakan bawang merah tersebut atas ajakan Ketua Kelompok Tani Sido Mulyo Padukuhan Jambe,  Kalurahan Duwet,  Kepanewon Wonosari yakni Sugiyanto. Ketertarikannya bertani tersebut menurutnya tak disangka karena dapat berhasil dan menguntungkan. 

"Saya tertarik dan mencoba berusaha bidang budidaya pertanian yang selama ini belum terpikirkan,"imbuhnya. 

Ssmentara itu Ketua Poktan Sido Mulyo Sugiyanto mengatakan,  wilayah Padukuhan Jambe,  Kalurahan Duwet,  Kepanewon Wonosari merupakan salah satu sentra budidaya tanaman hortikutura di Kabupaten Gunungkidul. Lantaran telah berhasil membudidayakan bawang merah, sebisa mungkin dia menularkan ilmu bertani dan menjadi penggerak di wilayahnya. 

"Budidaya tanaman hortikutura seperti bawang merah dan cabai dapat dirasakam keuntungannya jika dilakukan dengan benar,"terangnya.

Tidak ada komentar