Breaking News

Warga Jetis Melakukan Penanaman Perdana Budidaya Tanaman Porang.

Semanu, (gunungkidulsuara.com)--Sejumlah warga mayarakat Jetis Wetan, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu melakukan penanaman perdana budidaya tanaman Porang, Kamis (12/11/2020).

Partam, salah satu warga setempat yang memiliki ide tersebut, sebelumnya pernah mempelajari budidaya tanaman porang ini selama 4 tahun saat dia masih tinggal di Cianjur, Jawa Barat.

Bermodal pengetahuan tersebut, Partam menggandeng Yayasan Smuntika Ihsan dari Cianjur, Jawa Barat untuk memberikan pendampingan kepada warga untuk menanam 4500 bibit Porang di lahan seluas ±1 hektar.

"Semoga budidaya ini nantinya mampu menjadi percontohan dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Jetis Wetan,"kata Partam saat ditemui di lokasi. 

Hadir dalam penanaman perdana budidaya Porang adalah Lurah Pacarejo, Perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Gunungkidul, Ketua Yayadan Smuntika Ihsan Pusat, tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Toto Sutiyanto, ketua Yayasan Smuntika Ihsan menjelaskan bahwa porang adalah tanaman jenis umbi-umbian yang biasa tumbuh di alam liar. Porang memiliki memiliki berbagai manfaat sebagai bahan pembuatan tepung, mi shirataki, gelatin, sampai konyaku. Dan harga untuk porang basah berkisar Rp 15 ribu tiap kilogram, dan porang yang sudah kering bisa mencapi Rp 85 ribu per kilogram. Sedangkan bila diolah dan sudah dijadikan tepung, nantinya harganya jauh lebih mahal bisa mencapai Rp 500 ribu tiap kilonya.

"Kami akan memberikan pendampingan budidaya porang ini sampai proses pemasaran," jelas Toto

Terpisah Lurah Pacarejo, Suhadi, mengapresiasi budidaya Porang tersebut. Diharapkan nantinya kegiatan warga ini mampu menjadi percontohan untuk wilayah yang lain.

"Kedepan ini akan menjadi salah satu ikon bagi kalurahan Pacarejo," Pungkas Lurah Suhadi.

Tidak ada komentar